Rabu, 17 Jul 2019 16:12 WIB

Kecelakaan Truk Terjadi karena Pengemudi Kurang Ilmu

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Truk menabrak JPO di atas Tol Jagorawi arah Jakarta beberapa tahun lalu (detikcom) Foto: Truk menabrak JPO di atas Tol Jagorawi arah Jakarta beberapa tahun lalu (detikcom)
Jakarta - Sebagian besar kecelakaan truk disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error. Bahkan kerusakan komponen sekalipun merupakan salah pengemudi yang abai merawatnya.

Di zaman sekarang yang fitur keamanan truk terus bertambah pun nyatanya tak berpengaruh besar. Alasannya pengemudi sendiri malas mempelajarinya dan cenderung mengoperasikan truk canggih seperti truk tua.

"Sopir itu sangat penting, kita kasih produk seperti apapun kalau driver nggak ngerti ngawur itu. Padahal kita udah bikin sedemikian rupa supaya ada benefitnya," ujar Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Santiko Wardoyo di pusat pelatihan PT HMSI Jatake, Tangerang, Rabu (17/7/2019).



Kasubbag Pers Polres Jakarta Barat, Kompol Yuliati juga menekankan pentingnya kedisiplinan pengemudi truk. Dengan terbiasa disiplin segala kesalahan manusia yang berujung pada kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir.

"Tiga titik yaitu dari jati diri kita, keselamatan lingkungan, perawatan kendaraan. Selama ini perawatan kendaraan dianggap remeh kedisiplinan itu masih kurang jauh," tegas Yuliati.



Hino sendiri terus memberikan edukasi setiap ada produk baru yang mereka pasarkan kepada calon pengemudinya. Pengemudi pun mendapatkan penilaian dari hasil latihan tersebut.

"Ada training dari kami dan ada penilaiannya. Masalah pengereman jarak berapa. Di bisnis itu untuk efisiensi berkendara, cara akselerasi selain efisiensi juga safety. Ugal-ugalan itu bikin boros," tutup Deputy General Manager Sales Planning and Strategy Division PT HMSI.


Kecelakaan Truk Terjadi karena Pengemudi Kurang Ilmu
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com