ADVERTISEMENT
Selasa, 25 Jun 2019 17:07 WIB

Ini Biaya Pelat Nomor Putih di Palu dan Blora

M Luthfi Andika - detikOto
Pelat Nomor Putih Foto: Mohammad Luthfi Andika Pelat Nomor Putih Foto: Mohammad Luthfi Andika
Jakarta - detikers pasti sudah tahu, jika ada pengendara yang berkendara dengan pelat nomor berwarna putih. Artinya pengendara ini baru memiliki kendaraan baru yang tengah menunggu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Tapi berapa ya biaya plat nomor kendaraan sementara atau plat nomor berwarna putih? Untuk di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), sendiri, pelat nomor sementara ini dibanderol Rp 100 ribu.



"Pelat nomor sementara di sini (Palu), kalau tidak salah itu sekitar Rp 100 ribu," ujar Direktur CV. Akai Jaya Motor (Main diler Yamaha di Palu Sulteng), Andi R. Limbunan kepada detik.com.

Rasa penasarandetikOto akan pelat nomor berwarna putih,detikOto pun coba menelusuri berapa biaya untuk bisa memiliki pelat nomor sementara di beberapa daerah.DiantaranyaBlora Jawa Tengah.
Pelat Nomor Kendaraan SementaraPelat Nomor Kendaraan Sementara di Blora Foto: Mohammad Luthfi Andika


"Ini bentuk STCK di Blora. Berlakunya sampai kapan? Kalau tidak salah hingga STNK jadi," kata Ahmad Masaul Khoiri.

Sayangnya, hingga saat ini pihak berwajib wilayah Jakarta hingga sore ini belum bisa dihubungi.

Akan tetapi Kasat Lantas Blora AKP Edy, menerangkan biaya untuk pembuatan 'Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor' sesuai dengan undang-undang.

"Berdasarkan PP No 60 th 2016 tentang PNPB (pendapatan negara bukan pajak) untuk STCK adalah, tarif STCK R2 sebesar Rp 25.000, untuk pelat nomor (TNKB) Rp 60.000. Dan untuk tarif STCK R4 Rp 50.000 untuk pelat nomor (TNKB) Rp 100.000," kata Edy.




Namun sebagai informasi tambahan, plat nomor kendaraaan berwarna putih ini disapa 'Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor'. Pelat nomor putih ini memang boleh dipergunakan karena telah diatur dalam undang-undang Nmomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Penggunaan plat putih di jalanan terdapat dibeberapa pasal. Seperti berikut ini:

Pasal 69 ayat 1 dan 2

* Setiap Kendaraan Bermotor yang belum diregistrasi dapat dioperasikan di Jalan untuk kepentingan tertentu dengan dilengkapi Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor.

* Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada badan usaha di bidang penjualan, pembuatan, perakitan, atau impor Kendaraan Bermotor.

Pasal 106 ayat 5 Huruf a

* Pada saat diadakan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor wajib menunjukkan:

* Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor;

Pasal 288 Ayat 1

* Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com