Dikatakan Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, BR-V belum masuk life cycle untuk full model change. Lagi pula, mobil LSUV tersebut masih tertolong penjualannya oleh Mobilio dan Brio yang satu platform.
Baca juga: Honda Pangkas Produksi BR-V Demi Brio |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk life cyclenya sendiri di dalam negeri itu kan agak panjang, sekitar 6 tahun tergantung unitnya. Tapi BR-V, Mobilio, dan Brio, bila platform ini digabungkan penjualannya masih banyak per bulan. Jadi kita masih oke lah, masih bisa berikan benefit," lanjut Jonfis.
Karena satu platform tersebut, servis BR-V untuk saat ini masih tergolong murah bagi pemiliknya.
"Lalu ini kan kita beruntungnya karena satu platform, mobil bisa memberikan cost cukup murah apalagi banyak komponen yang sama. Sehingga aftersales service sangat menguntungkan sekali," ucap Jonfis lagi. (ruk/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM