Senin, 11 Mar 2019 19:24 WIB

Masuk Era Kendaraan Listrik, Produsen Oli Mulai Alihkan Bisnis

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Mindra Purnomo Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Bakal hadirnya tren kendaraan listrik di seluruh dunia akan membuat sejumlah industri otomotif 'gulung tikar'. Sedikit banyak dari industri tersebut adalah produsen pelumas atau oli.

Ya, seperti diketahui, kendaraan listrik tidak akan menggunakan cairan pelumas seperti di mesin pembakaran dalam. Otomatis jika industri kendaraan listrik sudah mapan, permintaan terhadap pelumas akan hilang.



Guna menghadapi perubahan tersebut, produsen pembuat pelumas pun mulai bergerak diversifikasi bisnis. Salah satu perusahaan yang sedang melakukan konsep ini adalah Pertamina.

Seperti diketahui, Pertamina memiliki lini usaha pembuat pelumas melalui Pertamina Lubricants. Dengan adanya perubahan tren ke kendaraan listrik, perusahaan 'plat merah' ini pun juga mulai merambah ke industri kendaraan listrik.

"Jadi kami sudah siapkan bisnis pengganti untuk menghadapi nanti misalnya, engine oil ini terganti dengan motor listrik," terang VP Corporate Development PT Pertamina Lubricants Mohamad Zuchri, kepada wartawan, di sela-sela acara Pertamina-JAMA Engine Oil Seminar 2019, di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Pertamina sendiri menurut Zuchri sudah mulai menjalin bisnis dengan manufaktur pembuat kendaraan listrik.



"Kami sudah kerjasama dengan PT Wika, kebetulan Wika ditunjuk pemerintah untuk mengembangkan motor listrik. Jadi untuk kendaraannya dibuat Wika Group melalui PT Wima. Kemudian untuk baterainya, kami yang kebagian tugas menyiapkan," lanjut Zuchri.

Selain itu, Pertamina juga masih terus melakukan studi untuk pengadaan SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum). "Charging station dan sebagainya saat ini kami sedang lakukan visibility study untuk itu. Kami juga sedang memetakan daerah-daerah mana (di Indonesia) yang kemungkinan bisa dipasang ESS Electric Shoping System," pungkas Zuchri. (lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed