Rabu, 13 Feb 2019 14:26 WIB

Lampu Surya Cocok Dipakai di Jalanan Indonesia

Rizki Pratama - detikOto
Panel surya lampu jalanan Foto: Rizki Pratama/detikOto Panel surya lampu jalanan Foto: Rizki Pratama/detikOto
Bogor - Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang juga dilewati garis khatulistiwa. Secara tidak langsung pancaran matahari yang ada di sini cukup kuat jika ditangkap oleh solar panel untuk dikonversi menjadi energi.



"Solar panel itu sebenarnya adalah suatu alat yang mengubah sinar matahari uv menjadi energi listrik. Di Indonesia mataharinya cukup panjang jadi potensi energi listrik dari solar panel di Indonesia cukup bagus," ujar Marketing Director PT Sky Energy Indonesia, Ronald Sibarani di pabrik solar panel Jskye di Bogor, Jawa Barat.

Baru-baru ini teknologi solar panel mulai ramai paling tidak sudah diterapkan pada penerangan jalan di beberapa ruas jalan kota. Meskipun demikian sebelumnya banyak yang meragukan Indonesia sebagai negara yang tidak cocok menggunakan solar panel dengan alasan awan di Indonesia terlalu banyak.





"20 tahun lalu itu digaungkan tidak cocok pakai solar panel alasannya Indonesia negara tropis yang awannya terlalu banyak. Setelah 2010 mulai berubah ternyata Indonesia cocok pakai solar panel, hal itu karena ada perubahan teknologi," ungkap Ronald.

Lampu jalanan Solar Panel  Lampu jalanan Solar Panel Foto: Rizki Pratama/detikOto


Selain itu pada waktu pertama kali dikenal, solar panel terhitung teknologi yang masih mahal. "Alasannya pada saat itu teknologi solar panel mahal sekali, sejak 2010 harganya sudah cukup ekonomis," lanjut Ronald.

Matahari di Indonesia sendiri memiliki masa efektif 5 jam untuk penyerapan energi matahari oleh solar panel. Namun hal tersebut kembali lagi pada bentuk geografisnya karena beragamnya wilayah Indonesia. Untuk itu setiap daerah memerlukan konfigurasi masing-masing sesuai letak geografisnya.



"Di Indonesia 5 jam, maksimum 5 jam sudah full. Jadi tergantung konfigurasinya. Jadi tiap daerah berbeda konfigurasinya tergantung geografis. Di indonesia ada yang 3,2 jam sampai 5,4 jam. Jadi di Indonesia yang efektif nya cuma sekitar itu dalam sehari," jelas Ronald.

Lampu jalanan solar panel Lampu jalanan solar panel Foto: Rizki Pratama/detikOto


Untuk di Indonesia sendiri dalam waktu dekat Jskye akan berpartisipasi mengembangkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang menggunakan tenaga cahaya matahari. Dengan pemanfaatan energi ini tentunya akan mengurangi penggunaan energi fosil dan batubara yang beresiko mencemari lingkungan dari sisa pemanfaatan energinya. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed