Selasa, 05 Feb 2019 16:28 WIB

Supaya Nggak Lirik-lirik, Pakai GPS yang Ada Suaranya

Dina Rayanti - detikOto
GPS. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Penggunaan handphone termasuk GPS saat berkendara dinilai berbahaya dan bisa dihukum penjara. Padahal GPS sendiri cukup membantu pengendara saat mencari alamat.

Namun melihat ke GPS dianggap mengganggu fokus pengendara sehingga bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan. Hal itulah yang memicu Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak gugatan terhadap Pasal 106 ayat 1 yang dikaitkan dengan penggunaan GPS pada handphone.


Buat Otolovers yang berniat menggunakan GPS tanpa perlu takut dibui bisa memakai petunjuk suara. Dengan demikian mata tetap fokus ke depan namun petunjuk arah tetap ditunjukkan oleh GPS.

"Tapi lebih aman dengan mode suara dan manajemen perjalanan dengan mempelajari rute via GPS jadi lebih aman," terang Instruktur Safety Riding Rifat Drive Labs Andry Berlianto ketika dihubungi detikOto, Selasa (5/2/2019).

Jika Otolovers menggunakan GPS sembari mengendarai motor, cara yang bisa dipilih adalah dengan menggunakan headset.

"Bisa, dengan volume suara hanya 20 persen agar tidak menganggu konsentrasi atau tanpa headset juga bisa. Intinya sih di konsentrasi saja, agar penggunaan GPS bisa dilakukan dengan lebih bijak," jelas Andry.


Soal penempatan GPS, Andry menyarankan agar tidak ditaruh di tempat yang menghalangi pandangan berkendara ke depan.

"Yang tidak mengganggu pandangan secara umum saja. Agar mata tidak tertarik ke GPS terus," tutup Andry. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com