Sabtu, 22 Des 2018 09:06 WIB

Sopir Taksi Jadi Buta, Dicolok Pakai High Heels oleh Wanita Mabuk

Rizki Pratama - detikOto
Taksi di Inggris Foto: (Erna/detikOto) Taksi di Inggris Foto: (Erna/detikOto)
Birmingham - Pengemudi taksi termasuk rawan mengalami kejahatan di jalan. Seorang pengemudi taksi terancam buta dan tidak bisa bekerja gara-gara matanya dicolok dengan sepatu tumit tinggi oleh penumpang wanita yang mabuk.

Insiden ini dialami pengemudi taksi Afaq Iftikhar dari Pakistan di Birmingham Inggris. Dia tidak bisa mendapatkan asuransi karena tidak memiliki kewarganegaraan Inggris. Setelah melakukan operasi selama 4 jam, dokter yang menangani kasus ini mengatakan mata pria dengan 3 anak itu sudah tidak bisa diselamatkan.



Nasib malang yang menimpa Iftikhar berawal ketika dia mengangkut 2 wanita dan 1 pria dari sebuah pub di Inggris. Tidak jauh berjalan, salah satu wanita mulai muntah di dalam mobil. Ifitikhar seketika menghentikan taksinya dan menyuruh penumpang yang berada di bawah pengaruh alkohol tersebut keluar.

Pada saat bersamaan wanita lain mencuri uang dari taxi Iftikhar, ia pun mengancam akan memanggil polisi jika tidak mengembalikan uang tersebut. Bukannya mengembalikan uang yang diambil, wanita yang tadi muntah melepaskan sepatunya dan menancapkan ujung tumit sepatunya yang runcing ke mata Ifitikhar hingga pecah. Dua penumpang lain juga ikut menghajar sopir malang ini dan mengambil sisa uang yang mereka temukan dari mobil dan dompet Iftikhar.

"Saya berhenti untuk meminta gadis itu muntah di luar, lalu saya menyadari gadis lainnya mencuri uang dari saya. Saya memberi tahu mereka bahwa saya akan menelepon polisi, dan kemudian pria dan wanita mengancam saya. Mereka mengatakan 'apa yang akan kamu lakukan? "Saya mengatakan kepada mereka untuk pergi dan tidak membayar tetapi mereka menyerang saya. Saya mengatakan kepada mereka untuk mengambil apa yang mereka inginkan dan meninggalkan saya sendiri, salah satu dari mereka mengambil kunci mobil saya," terang Iftikhar.

Ifitkhar cemas dengan hasil diagnosa dan operasi bahwa matanya tidak bisa disembuhkan. Secara tidak langsung pria ini juga akan kehilangan mata pencariannya sebagai sopir taksi. "Aku takut kalau aku bisa kehilangan pekerjaan saya karena ini. Karena saya adalah sopir taksi pribadi, saya tidak mendapatkan perlindungan yang sama dengan taksi hitam. Jika saya memiliki panel keamanan antara kursi pengemudi dan penumpang, itu akan menjadi cerita yang berbeda," ujarnya seperti dilansir dari Autoevolution.


Andai saja Iftikhar memasang dinding pengaman seperti yang dilakukan sopir taksi online di Indonesia ya?



Polisi sedang menyelidiki kasus penyerangan tersebut. Hingga saat ini belum ada satupun dari tiga penumpang tersebut yang berhasil ditemukan.


(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com