Rabu, 12 Sep 2018 16:08 WIB

Angka Kecelakaan di Wilayah Depok Masih Sedikit, Ini Buktinya

Ridwan Arifin - detikOto
Jalanan Berlubang Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom Jalanan Berlubang Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Sejak awal Januari hingga sampai akhir Agustus 2018, unit Laka Satuan Lalu Lintas Polresta Depok mencatat sudah 184 orang menjadi korban di wilayah kota Depok. Jumlah tersebut merupakan angka kecelakaan dari kendaraan roda dua dan empat.



Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok, Komisaris Polisi, Sutomo mengatakan angka tersebut masih terbilang rendah, "Dalam sebulan itu ada 30 hari, rentang Januari - Agustus ada 8 bulan, 8 dikali 30 hasilnya 240, berarti dalam satu hari belum tentu ada satu kecelakaan, di wilayah Depok masih rendah," ungkap Sutomo saat dihubungi Detikoto.

Ia menambahkan jika banyaknya pengendara yang tidak disiplin menjadi penyebab angka kecelakaan di kota Depok.



Bentuk pelanggaran yang terlihat yakni, melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara belum cukup umur, hingga berboncengan lebih dari satu.

Senada dengan hal itu, secara terpisah Kanit Laka Lantas Polresta Depok, Iptu Djoko Irwanto mengungkapkan bahwa selain karena kondisi jalan yang berlubang, faktor kedisiplinan pengendara dalam berlalu lintas jadi penyebab kecelakaan terjadi.

"Salah satunya penyuplai kecelakaan itu memang jalan berlubang, sama faktor dari manusia sendiri, itu yang masih terjadi pada kecelakaan tunggal," ucap Djoko saat berbincang dengan Detikoto.

Menurutnya pengendara motor yang mengalami kecelakaan karena jalan rusak, belum ada yang luka berat atau memakan korban jiwa. Rata-rata hanya luka memar dan lecet saja di beberapa bagian tubuhnya.

Djoko menambahkan dengan pembangunan infrastruktur jalan yang baik seperti separator dan aspal jalan yang diperbaiki berdampak pada menurunnya angka kecelakaan. "Titik rawan seperti Margonda, Jalan Raya Bogor, Parung-Ciputat, sudah menurun," ucap Djoko.



Memang dalam data angka kecelakaan yang diberikan unit Laka Lantas Polresta Depok, di sepanjang bulan Januari sampai Agustus 2018, salah satu jalan utama Depok, yakni Jalan Margonda Raya tercatat 21 kecelakaan dengan menimbulkan korban luka berat 20 dan ringan 13 orang. Angka tersebut berasal dari laporan masyarakat yang diterima polisi.

"Harapan kami masyarakat Depok tertib berlalu lintas, menurun tingkat kecelakaannya, dan untuk pemakai kendaraan harus sesuai dengan umurnya, terkadang hal itu juga kita sampaikan dengan sosialisasi ke sekolah," ungkap Djoko. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed