Lubang dan jalan bergelombang tersebut sebagai akibat pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Kondisi tersebut juga diperparah dengan minimnya lampu pencahayaan jalan, sehingga potensi kecelakaan lalu lintas semakin tinggi, khususnya pengendara roda dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amatan detikoto setidaknya ada beberapa titik yang beberapa bulan lalu masih mulus kini mulai bergelombang dan dihiasi lubang. Jalan tersebut seperti di Depan yang tak jauh dari Transmart Carrefour dan Bank Mega Sumber Artha. Selain itu di sekitar SPBU samping Jalan Cipinang Bali I dan sebelum perempatan Pondok Kelapa, terdapat jalan bergelombang dengan aspal hitam yang tidak merata.
"Sekarang sudah hampir nggak pernah dengar kecelakaan, kalau dulu tuh sering ada 7 kali sehari, pernah dulu banget sebelum dibenerin jalannya, ada orang nabrak truk sampah, ngeri saya lihatnya," ucap Saun pemilik warung yang sudah berjualan sejak tahun 1993, tepat berada di sebelum perempatan Pondok Kelapa.
Selain kecelakaan lalu lintas, jalur tersebut rawan terjadinya kemacetan. Di antaranya di simpang Haji Naman, Lampiri, Curug, Radin Inten, dan Pangkalan Jati. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi