Jumat, 22 Jun 2018 07:23 WIB

Tes Psikologi SIM Bisa Tingkatkan Empati dan Simpati di Jalan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilustrasi ujian SIM (Foto: Nadia Permatasari) Ilustrasi ujian SIM (Foto: Nadia Permatasari)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Ditlantas Polda Metro Jaya akan menerapkan tes psikologi sebagai salah satu persyaratan dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Penerapan tes psikologi untuk mendapatkan SIM dinilai efektif untuk meningkatkan rasa empati dan simpati di jalan raya.

Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, mengatakan penerapan tes psikologi adalah hal baik dan patut diapresiasi. Hal ini berguna untuk bisa menakar sebagaimana peduli para pemohon SIM dalam hal mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan kepedulian tertib lalu lintas.

"Semoga sesi tes berjalan komprehensif dan tidak menyisakan ruang bagi pemohon SIM yang punya psikologi buruk," sebut Andry kepada detikOto, Kamis (21/6/2018).

Menurutnya, implementasi tes psikologi SIM harus dimonitor. Seharusnya, hasil tes psikologi sudah sesuai dengan kenyataan di lapangan saat pemegang SIM berkendara di jalan raya.



"Psikologi yang baik dapat meningkatkan empati dan simpati di jalan yang baik untuk keselamatan di jalan," sebut Andry.

"Jika perlu segala sisi hasil tes seperti psikologi hingga kesehatan bisa dicantumkan dalam SIM agar saat terjadi pelanggaran petugas dapat melihat overall review saat tes SIM," katanya.
Infografis tes psikologi SIMInfografis tes psikologi SIM Foto: Nadia Permatasari
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed