"Lokasi ganjil-genap yang selama ini sudah berjalan sejak tanggal 30 Agustus 2016 (di Jalan Sudirman-Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto) akan diperluas di 4 titik. Nanti diuji coba terlebih dahulu," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (22/5/2018).
Para stakeholder terkait akan merapatkan rencana perluasan ini pada minggu kesatu dan kedua Juni 2018. Selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi pada minggu ketiga dan keempat Juni 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya rencana perluasan program pembatasan lalu lintas sistem ganjil-genap pada ruas penggal jalan tersebut dapat, diharapkan tercipta kamseltibcar lantas. "Sehingga dapat mendukung seluruh aktivitas atlet, official dan masyarakat yang menggunakan ruang lalu lintas," tuturnya.
Adapun, rencana perluasan lokasi ganjil-genap adalah sebagai berikut:
1. Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono-Jalan DI Panjaitan-Jalan Ahmad Yani-Simpang Coca Cola/Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
2. Arteri Pondok Indah mulai Simpang Kartini sampai dengan Simpang Kebayoran Baru.
3. Jalan Rasuna Said, Jaksel.
4. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakpus.
Agar pengendara tak kelimpungan karena pembatasan kendaraan, polisi telah menyiapkan jalur alternatifnya.
Foto: Dok. Istimewa |
"Untuk rekayasa jalur alternatif sudah kami siapkan," kata Budiyanto. Adapun jalur alternatif tersebut adalah:
1. Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman dan seterusnya.
2. Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo-Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya.
3. Jalan RE Martadinata-Jalan Danau Sunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.
4. Jalan Kwitang-Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.
5. Jalan RA Kartini-Jalan Ciputat Raya.
6. Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika (arah utara) atau Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-Jalan Raya Kalibata-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Casablanca dan seterusnya (arah barat). (mei/ddn)












































Foto: Dok. Istimewa
Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu