Selasa, 22 Mei 2018 13:25 WIB

Truk Kelebihan Muatan Banyak Ruginya!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kecelakaan akibat truk overload (Foto: Imam Suripto/detikcom) Kecelakaan akibat truk overload (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Jakarta - Truk kelebihan muatan masih marak ditemui di jalanan. Bahkan, truk kelebihan muatan juga kerap menimbulkan kecelakaan. Baru-baru ini, kecelakaan maut terjadi di Brebes diakibatkan oleh truk kelebihan muatan yang tak terkendali.

Beban berlebihan membuat truk meluncur di turunan tanpa terkendali. Kecelakaan itu pun mengakibatkan belasan korban meninggal dunia.

Berbagai pihak beberapa kali sudah mengkampanyekan agar truk tak lagi kelebihan muatan. Tapi, masih ada saja truk yang kelebihan muatan meski sanksi berat menanti. Padahal, truk kelebihan muatan itu banyak ruginya.



"Wah namanya berlebihan (over) jelas punya potensi merugikan," kata instruktur di Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, kepada detikOto, Selasa (22/5/2018).

Yang pasti, setiap kendaraan punya batas toleransi angkut beban. Batas toleransi itu dapat dilihat dari spesifikasi kendaraan.

"Jika mendapat beban berlebih maka banyak part yang akan sengsara menanggung beban," ucap Andry.



Akibatnya, pengusaha truk harus mengeluarkan biaya berlebih untuk servis truk. Sebab, truk kelebihan muatan membuat banyak komponen cepat aus.

Dari sisi safety driving juga truk kelebihan muatan bakal menimbulkan banyak kerugian. Salah satunya, pengemudi jadi susah menangani truk.

"Dari sisi handling pun akan berpengaruh karena keseimbangan jadi tidak terjaga. Potensi oleng bahkan jatuh bisa terjadi kapan saja," ucap Andry.

Truk kelebihan muatan juga berpotensi merugikan negara. Jalan jadi cepat rusak akibat truk dengan beban berlebih. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed