Selasa, 06 Mar 2018 11:18 WIB

Isu Bus Listrik Pakai Genset, Ini Penjelasan MAB

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Bus Maxvel PT MAB dipamerkan di GIICOMVEC lalu (Foto: Rachman Haryanto) Bus Maxvel PT MAB dipamerkan di GIICOMVEC lalu (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]

Bus listrik PT Mobil Anak Bangsa (MAB) sempat tertangkap kamera jurnalis menggunakan genset untuk mengisi baterainya saat dipamerkan di pameran GIICOMVEC akhir pekan lalu. Kalau pakai genset, dimana aspek emisi kosongnya ya?

MAB pun memberikan penjelasan. Disampaikan Komisaris MAB, Arief, memang pihaknya menggunaan genset untuk pengisian daya bus listriknya, namun dirinya menyanggah jika bus tersebut memang pengisian dayanya pakai genset. Hanya keadaan darurat saja.



"Oh iya, karena untuk saat ini kan belum ada untuk pengisian dayanya untuk prototipe ini pakai Genset. Kalau kita mau mengujinya jalan-jalan kalau tiba-tiba mati bus-nya sedangkan pengisian dayanya nggak ada, jadi untuk keadaan darurat saja," ujarnya di Jakarta.

Selain itu, tegangan listrik yang dibutuhkan untuk mengisi dayanya, juga dikatakan Arif menjadi alasan MAB terpaksa menggunakan genset.

"Sebenarnya charge-nya ada kayak stabilizer-nya gitu cuma kan voltasenya 380 kalau perumahan kan cuma 220 maka nggak ada, jadi kalau di pabrik bisa kita charge," tuturnya.



Lanjut Arif menegaskan, genset ini digunakan hanya untuk pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 dan untuk pengujian-pengujian saja. Ke depannya pasti akan menggunakan pengisian daya listrik yang asli.

"Buat pameran, juga nanti untuk trial-trial, ke depannya harus pakai yang asli, untuk saat ini kan infrastrukturnya belum ada kalau kita saling tunggu menunggu nggak ada yang lompat ya gimana lagi nggak jalan-jalan," pungkasnya.



Bus listrik MAB in disokong mesin penggerak tipe electrical motor permanent magnetic synchronous motor, Yang diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 200 kw pada 268 hp dan torsi maksimal 2400 Nm pada rotasi 1.200 rpm hingga 3.000 rpm.

Baterai yang digunakan adalah Lithium Fero Phosphate dengan menggendong energi sebanyak 576 V450 Ah. Dengan kapasitas 259.2 kwh, dan berat 2290 kg. Membutuhkan sekitar tiga jam untuk pengisian daya sampai baterai penuh.

Dengan kondisi baterai penuh, Maxvel dapat menempuh jarak 250 km, dengan kapasitas penumpang hingga 60 orang, bus listrik rakitan lokal ini mampu berlari 70 km/jam. (khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 20:43 WIB
    Produsen mobil mewah Jerman, Audi, menunjuk Abraham Schot sebagai pengganti CEO Rupert Stadler yang ditahan oleh Kejaksaan Munich.
  • Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Selasa, 19 Jun 2018 19:18 WIB
    Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menjadi pahlawan buat Inggris. Bicara soal mobil, si kapten rupanya suka mobil keluarga, atau mobil SUV.
  • Kursi Bambu Pemudik Motor

    Kursi Bambu Pemudik Motor

    Selasa, 19 Jun 2018 17:19 WIB
    Meski tidak disarankan, pemudik masih banyak yang menggunakan motor. Agar lebih nyaman mudik, mereka memodifikasi motornya.
  • Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 15:21 WIB
    Otoritas Jerman menahan bos produsen mobil mewah Audi, Rupert Stadler, dalam kasus skandal emisi mobil diesel yang dikenal dengan dieselgate
  • Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Selasa, 19 Jun 2018 13:58 WIB
    Setelah beredar foto-foto spyshotnya, Suzuki mulai merilis gambar Jimny model baru. Mobil offroad legendaris itu akan diluncurkan di Jepang bulan depan.
  • Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Selasa, 19 Jun 2018 13:02 WIB
    Mulai Rabu (20/6/2018), tarif tol JORR baik jarak jauh maupun dekat akan dikenakan tarif yang sama. Tarif tol akan naik menjadi Rp 15.000 untuk golongan I.