Kamis, 11 Jan 2018 16:44 WIB

UD Trucks Pede Penjualan di Tahun Politik 2018 Tumbuh

Muhammad Idris - detikOto
UD Trucks. Foto: Dina Rayanti UD Trucks. Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Meski 2018 dianggap sebagai tahun politik dengan beragam tantangan, UD Truck tetap melihat penjualan truk di Indonesia masih bisa tumbuh positif. Salah satu faktor pendorong utamanya, yakni selesainya sejumlah proyek-proyek infrastruktur yang digeber pemerintah.

Marketing and Business Planning Director PT Volvo Indonesia, Christine Arifin, mengatakan tahun lalu saja pertumbuhan penjualan truk di Indonesia bisa mencapai sekitar 20%. Apalagi selain infrastruktur, sambungnya, harga komoditas juga sudah mulai membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Kita sih pokoknya 2018 optimis sales akan growth. Dimana bisnis itu selalu ada challenge. Tahun ini kita tetap optimis, karena challenge is parth of the business," ujar Christine di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Diungkapkannya, rampungnya sejumlah infrastruktur yang dikebut pemerintah tentunya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih positif. Kemudian, sektor tambang juga semakin bergairah.

"Kalau tahun 2017 kemarin data dari Gaikindo growth cukup baik sekitar 20%. Kita sih optimis akan growth, angkanya berapa belum tahu, kita optimis akan baik. Kita lihat infrastruktur banyak yang selesai sehingga akan dukung sektor logistik, kemudian mining kita lihat juga growth dengan harga komoditas yang cukup baik," paparnya.

Lanjut dia, pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi juga akan ditopang oleh produk baru dari Grup Volvo tersebut di Indonesia, yakni segmen truk ringan atau light duty truck dengan merk Kuzer yang rencananya mulai dijual di 2018.

Masuknya Kuzer dalam line up penjualan ini akan memperkuat posisi UD Trucks di pasar kendaraan komersial di Indonesia. Saat ini produk truk unggulan yang menopang penjualan yakni FH16 610 Hp dan UD Trucks Quester. Kuzer sendiri mengandalkan mesin GH4E yang menghasilkan tenaga 150 tenaga kuda, dengan torsi hingga 490 Nm.

"Kuzer ini sebenarnya baby kita yang akan kita introduce. Kalau melihat secara pasar, light truck ini pasarnya paling besar. Tapi biar bagaimanapun, expertise kita ada di heavy truck. Karena fokus kita ke customer, dan kita melihat customer ada need ke light truck, makanya kita provide," jelas Christine.

Soal kapan light truck mulai dijual ke pasaran, dia enggan membeberkannya lebih jauh. "Tunggu tanggal mainnya ya," tandas Christine. (idr/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed