[Gambas:Twitter]
Kekurangan secara fisik tak bukan berarti menjadi penghalang. Salah satunya pria di Yaman ini, meski tunanetra, pria ini tetap semangat membuka bengkel sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memulai karier ini ketika saya memikirkan tentang orang-orang yang bekerja dan pulang secara teratur, dan saya merasa orang memandang saya seolah-olah saya kurang dari mereka," kata Yusuf.
Kini, banyak yang percaya dengan jasa Yusuf. Ketekunan dan dedikasi terhadap pekerjaannya membuat dirinya mendapatkan pelanggan setia.
"Dia rajin dalam pekerjaannya, mengapa? Karena dia memiliki keluarga, saya adalah salah satu tetangganya, dan dia memenuhi kebutuhan keluarganya dan memperjuangkan keluarganya sebanyak mungkin meskipun berada dalam situasi ini," kata salah satu tetangganya.
Diketahui, pada 2015 ada sekitar 3 juta orang penyandang difabel di Yaman. Negeri itu dilanda perang selama lebih dari dua tahun sehingga membuat akses terhadap layanan sangat sulit. Tapi Yusuf masih bersyukur.
"Saya dalam situasi terbaik sekarang, karena saya percaya diri untuk kembali, berjalan-jalan, melakukan pekerjaan saya sendiri, dan saya melayani diri sendiri dan pergi sendiri. Ini adalah berkah yang besar," katanya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?