Selasa, 12 Des 2017 15:44 WIB

Macet Bukan Alasan Kendaraan Pribadi Terobos Jalur Busway

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Motor terjepit transjakarta Foto: Pemotor terjepit Bus TransJ. (Dok. PT TransJ)
Jakarta - Jalur busway jelas-jelas hanya untuk bus TransJakarta. Kendaraan pribadi haram melintas jalur itu. Rambunya sudah jelas terpampang di setiap awal jalur busway.

Nyatanya, masih banyak saja pengendaran kendaraan bermotor yang menerobos jalur busway. Salah satunya yang terjadi di Pejaten, Jakarta Selatan, pagi tadi. Alhasil, pemotor itu terjepit bus TransJakarta.

Pemotor Terjepit Busway, Bukti Budaya Disiplin yang Rendah

Macet mungkin menjadi alasan pengendara tetap menerobos jalur busway. Tapi, Instruktur Safety Driving di Rifat Drive Labs, Andry Berlianto menegaskan, alasan macet tidak lagi relevan untuk kondisi kota besar.

"Diperlukan manajemen perjalanan yang baik seperti waktu berangkat lebih awal, perkiraan jauh-dekat perjalanan hingga pemilihan rute-rute alternatif," ucap Andry kepada detikOto, Selasa (12/12/2017).

Kok Masih Ada Saja Penerobos Jalur Busway Sampai Terjepit Bus?

Andry menegaskan, lebih baik memilih mengatur perjalanan dan dilakukan secara aman daripada menerobos jalur busway dengan risiko tidak aman yang sangat besar. Sebab, ketika pengendara menerobos busway banyak risikonya.

Pertama, ruang lajur yang minim sehingga sulit bagi pengendara roda dua untuk melakukan manuver bebas. "Juga potensi kecelakaan jika memaksa mendahului bus TransJakarta serta penilangan oleh petugas karena melanggar rambu," kata Andry. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com