Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 18 September 2017, 13:32 WIB

Ambulans Lewat, Begini Respons Pengguna Jalan di Berbagai Negara

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ambulans Lewat, Begini Respons Pengguna Jalan di Berbagai Negara Foto: M Nur Abdurrahman
Jakarta -

[Gambas:Youtube]

Ambulans adalah kendaraan darurat. Pasien di dalam ambulans biasanya membutuhkan pertolongan cepat dan harus segera tiba di rumah sakit.

Maka dari itu, ambulans merupakan salah satu kendaraan yang memperoleh hak utama di jalan raya. Pengendara lain harus memberi jalan untuk ambulans jika ambulans itu mengangkut orang sakit.

Bahkan dikatakan, setiap tahunnya ribuan orang meninggal dunia sebelum mencapai rumah sakit tepat waktu. Jadi, jika ada ambulans yang sudah jelas-jelas menyalakan sirine, sangat disarankan untuk memberi jalan. Jangan malah menghalangi jalur ambulans itu.

Akun YouTube Heavy Broadcast menyajikan video beragam respons pengguna jalan di berbagai negara ketika ada ambulans. Salah satunya respons dari pengguna jalan di Indonesia, tepatnya di Jakarta.

Dalam video itu, 27 detik pertama tertulis China, sebenarnya itu adalah jalanan Jakarta. Terlihat sebuah ambulans dengan sirine yang meraung keras membelah jalan tol yang padat. Sangat disayangkan, pengguna jalan di jalan tol itu tidak membiarkan ambulans jalan duluan. Malah ada bus hijau yang seakan tak peduli dengan raungan sirine ambulans dan menghalangi jalur ambulans, bukannya memberi jalan ambulans.

"Apa yang dilakukan bus di video pertama? Dia benar-benar memaksa ambulans untuk pergi keluar dari jalurnya, karena bus berjalan di jalur ambulans, dan tidak peduli sama sekali," tulis Lea Hansen mengomentari bus hijau di jalanan Jakarta itu.

Sama halnya dengan India, pengendara di India seakan tak peduli dengan ambulans yang lewat. Malah ada satu mobil yang menghalangi laju ambulans dengan sirinenya yang meraung.

Berbanding terbalik, negara-negara maju seperti di Eropa dan Amerika langsung memberikan jalan kepada ambulans yang lewat dengan raungan sirinenya. Di Jerman, misalnya, ketika suara sirine ambulans terdengar oleh pengendara, mereka langsung ke pinggir dan memberi ruang di tengah untuk memberikan jalan kepada ambulans. Ambulans itu pun dengan mudahnya membelah lalu lintas yang tengah padat.

Otolovers, negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika ini bisa dijadikan contoh. Berikan jalan untuk kendaraan yang memperoleh hak utama di jalanan.


[Gambas:Video 20detik]


Seperti diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134, ada beberapa pengguna jalan yang memperoleh hak utama. Menurut undang-undang itu, pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +