Ada Pembatasan Impor, Ban Jadi Langka

Ada Pembatasan Impor, Ban Jadi Langka

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 23 Mei 2017 15:15 WIB
Ada Pembatasan Impor, Ban Jadi Langka
Foto: Rangga Rahardiansyah
Jakarta - Pemerintah meneken aturan soal pembatasan impor ban yang tertuang melalui Permendag No 77/M-DAG/PER/11/2016 yang berlaku mulai 1 Januari 2017 kemarin.

Aturan tersebut ternyata membuat para importir ban dan juga pelaku usaha di sektor transportasi pertambangan, logistik, dan kegiatan lain di sektor riil kesulitan.

Seperti yang dikeluhkan oleh Gabungan Importir dan Pedagang Ban Indonesia (Gimpabi). Padahal kontribusi ban yang diimpor untuk kegiatan tersebut hanya sekitar 5-10 persen saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai Januari itu di pasar terjadi suatu kelangkaan ban terutama ban impor yang dibutuhkan di sektor strategis pelabuhan, pertambangan, infrastruktur karena sampai saat ini ban tersebut tidak diproduksi di Indonesia," tutur Bendahara Gimpabi, Rudy Joseno di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Hal itu juga mengakibatkan ban-ban yang digunakan untuk kebutuhan tertentu itu menjadi langka dan dijual dengan harga yang tinggi. Menurut Rudy sebagian besar ban impor merupakan jenis ban radial, ban pelabuhan, ban pertambangan, dan ban perkebunan yang diameternya bisa mencapai 2 hingga 3 meter.

"Total market ban impor hanya 5-10 persen dibanding market ban Indonesia tapi mengakibatkan efek domino yang besar," tutur Rudy.

Porsi ban impor yang kecil itu juga kata Rudy bukanlah ancaman untuk ban yang diproduksi di Indonesia. (dry/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads