Namun dibalik harga yang tinggi, mobil berlambang kuda jingkrak ini ternyata juga bisa dibeli dengan cara dicicil, seperti mobil-mobil biasa pada umumnya.
"Adalah paling 10 persen. Cicilannya kan bisa hitung, sama aja kayak mobil biasa," ujar CEO Ferrari Jakarta, Arie Christopher, kepada wartawan, di ICE BSD, Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sama saja seperti lainnya, harga aslinya berapa lalu DP-nya juga bisa 30 persen. Sama saja," kata Arie.
Hanya saja jumlah konsumen yang membeli mobil premium secara kredit atau cicilan seperti Ferrari, dikatakan Arie tidak sebanyak konsumen pembeli mobil biasa.
"Yang membeli Ferrari dengan cara kredit paling sekitar 10 persenan dari total pemesanan," ucapnya.
Pembelian secara kredit itu kata Arie biasanya dilakukan lewat perusahaan pembiayaan (leasing) ataupun lewat bank.
(khi/dry)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?