"Tahun 2016 menjadi tahun yang berat, di luar prediksi. Secara volume penjualan Mitsubishi Fuso di 2016 sebanyak 33.061," ujar Director of MFTBC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Duljatmono di kantor KTB, Pulomas, Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Tahun 2016 ekonomi global yang tidak stabil mengakibatkan harga komoditas jatuh, sehingga permintaan kendaraan niaga sebagai kendaraan penopang juga ikut jatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harapkan 2017 akan lebih baik, dan kami menargetkan 10 persen, dengan harapan, pasar kembali bergairah," ujar Presiden Direktur KTB, Hisashi Ishimaki.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksi tumbuh di angka 5 persen, juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan pasar kendaraan niaga, menjadi acuan dari target KTB di 2017 tersebut.
"Diantaranya ruas tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatera, yang akan beroperasi mulai tahun ini," kata Duljatmono.
Selain itu, beberapa ruas tol baru yang akan beroperasi di tahun ini, serta peresmian pusat-pusat logistik berikat di berbagai wilayah juga menjadi bahan keyakinan dari peningkatan target KTB.
"Diharapkan dapat mempercepat proses pengaturan logistik, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas kendaraan niaga," pungkas Duljatmono.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!