"Tanya Pak Henry (Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor) lah. Kalau Pak Henry menyuruh saya produksi di sini ya diproduksi di sini," kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono di Jakarta.
Ditanya hal yang sama, Henry hanya menjawab, "Semua opsi masih terbuka," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gak ada arahan dari TMC, kalau marketnya ada, kompetitif ya bisa diproduksi di sini. Di Asia pasti lah ada beberapa kandidat, kemungkinan ada yang enggak lulus. Jadi atau enggak kan belum tentu," ujar Warih.
Warih menegaskan, jika harus memproduksi C-HR di Indonesia, TMMIN harus siap melakukannya. Hal itu berlaku untuk produksi model apa pun.
"Produksi apa pun, kita harus siap, kita harus mempersiapkan diri. Kalau tidak, kita enggak ditunjuk sebagai apa-apa," kata dia.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi