Ini Yang Harus Diperhatikan Kalau Tilang Elektronik Berlaku

Ini Yang Harus Diperhatikan Kalau Tilang Elektronik Berlaku

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Jumat, 16 Des 2016 19:17 WIB
Ini Yang Harus Diperhatikan Kalau Tilang Elektronik Berlaku
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia meluncurkan aplikasi berbasis elektronik mulai dari SIM Online, tilang elektronik sampai e-Samsat. Tilang elektronik akan mempermudah masyarakat untuk tidak perlu ke pengadilan untuk bayar tilang. Cukup lewat bank BRI saja.

Hal tersebut dikatakan Sales & Marketing Division Head Renault, Ario Soerjo merupakan sistem yang baik, namun ada hal yang harus diperhatikan.

"Sebenarnya intinya cuma satu, semua itu database cuma satu intinya, mau tilang elektronik, kalau databasenya enggak bener sama saja, mau pakai kamera, itu intinya databasenya," ujarnya kepada wartawan, di Tangerang, Jumat (16/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ario mengatakan jika sistem tersebut sudah diterapkan makan dasarnya adalah sistem teknologi, dan memerlukan database yang benar.

"Berapa lama tuh beresin database-nya itu. Misalnya saya menggunakan mobil orang lain, kena foto ditilang, terus mobilnya bekas dan beli dari orang lain, kan surat tilangnya sampai kemana kalau online, kita gak tahu kan," tuturnya.

"Makanya PR-nya database-nya itu biar bagus, kalau sudah bagus pasti berjalan dengan maksimal. Karena ujung-ujungnya kemudahan buat semuanya," tambahnya.

Tapi pada dasarnya menurut Ario sistem tilang elektronik tersebut akan mempermudah semuanya. "Tapi itu bagus dan membuat semua hukum mudah, maupun dari penegak jalan ataupun masyarakat, saya support itu," tuturnya.

Namun di lain sisi, lanjut Ario mengatakan walaupun tilang elektronik tersebut berjalan masih ada hal-hal yang harus dibenahi.

"Kalau saya sih lebih ngelihat yang ngetem, yang tidak pernah pake helm, atau ngelawan arah, itu lebih membantu mengurangi kemacetan. Karena dengan hilangnya yang begitu, meskipun macet tapi bisa lebih lancar. Tapi saya support, semua yang memudahkan kita suport," pungkasnya.



(khi/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads