Ketua Umum Gaikindo Sudirman Maman Rusdi menjelaskan, penjualan tahun lalu dibandingkan tahun 2013 juga memang mengalami penurunan 1,8 persen, sehingga stok mobil tahun 2014 masih banyak di diler-diler. Bahkan hal itu terjadi ke beberapa Agen Pemegang Merek (APM) yang stok tahun 2014 masih banyak dijual di 2 bulan terakhir.
"Masalahnya itu terjadi penurunan daya beli masyarakat, harga BBM tidak mempengaruhi, lebih kepada daya beli masyarakat yang menurun. Terutama di daerah-daerah," kata Sudirman dalam acara Chief Editors Luncheon GIIAS di Jakarta, Selasa (10/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ada juga beberapa APM yang stok tahun 2014-nya habis di pertengahan Januari, sehingga di bulan Februari sudah menjual mobil produksi tahun 2015," pungkasnya.
(ady/lth)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek