"Tentu dari setiap event kita selalu melakukan evaluasi, hasil evaluasi itu yang kami siapkan sebagai senjata rahasia dalam memenangkan kompetisi ini," ujar Dosen Pembibing Tim UPI, Ridwan Adam Muhammad Noor saat berbincang-bincang di penginapannya di Byview marine hotel, Manila, Filipina. Kamis (26/2/2015).
Ridwan mengatakan beberapa perubahan mulai dari desain hingga konsumsi bahan bakar di modifikasi. Shell Eco Marathon sendiri merupakan ajang perlombaan inovasi dalam efisiensi konsumsi bahan bakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Manajer UPI, Indra Kustiawan mengatakan dalam event kali pihaknya optimistis. Soalnya melihat hasil analisis dan diskusi, tim ini percaya diri meraih trofi.
"Tentu sebelum berperang pasti kita melakukan analisis, nah dari hasil analisis tim kalau bahan bakar Diesel ini memiliki sedikit kompetitor dibanding kategori jenis bahan bakar lainnya," kata Indra.
Indra mengatakan dalam kompetisi ini aturan yang dilakukan oleh juri sangat ketat. Tentu hal ini menjadi tantangan bagi mereka.
"Benar-benar ketat, sampai saat ini kami belum lulus technical inspection akan tetapi yakinlah besok semua bisa lulus dan berlomba dalam event ini," tutupnya
(edo/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri