ECU (Electronic Control Unit) yang merekam kecepatan akhir mobil tersebut akan dibawa ke Jepang untuk diteliti.
"Chip ini kalau di pesawat black box-nya Outlander, disebutnya Electronic Control Unit (ECU). Nah ini diperiksanya di Jepang," ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono Danial kepada wartawan, Senin (26/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasilnya baru diketahui 3 sampai 4 mingguan," ungkapnya.
Selain melakukan penyidikan terkait kemungkinan human error dalam peristiwa kecelakaan tersebut, pihak kepolisian juga ingin mengetahui kondisi mobil tersebut sebelum terjadinya kecelakaan.
"Apakah fungsi rem, ban dan airbag berfungsi dengan baik atau tidak," tutupnya.
(mei/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0