Perusahaan migas asal Prancis, Total sudah mulai merasakan pertambahan konsumen. Salah satunya di SPBU Total Warung Buncit.
Menurut seorang petugas SPBU Total Warung Buncit, Jakarta, Ade Septian, sejak turunnya harga BBM beroktan 92 milik Total per 1 Desember lalu, konsumen SPBU Total mulai melimpah. Ade mengatakan, setiap pagi di SPBU Total Warung Buncit itu dipenuhi dengan motor dan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade melanjutkan, sebanyak empat pompa bensin di SPBU Total yang ia jaga, selalu diisi oleh mobil maupun motor mulai pagi. Tapi menjelang siang, katanya, SPBU ini sudah agak sepi.
"Enggak tentu sih ramainya. Kalau pagi memang ramai, kadang siang jam 2-an ramai. Nanti sore ramai lagi. Biasanya sih tiap pom di sini keisi (mobil/motor)," tuturnya.
Sementara itu, Yaswin (41) lebih memilih SPBU asing dibandingkan dengan SPBU Pertamina. Sebab, ia lebih percaya kualitas SPBU asing.
"Saya sih enggak milih (SPBU) Total. Saya milih SPBU luar. Mereka lebih terpercaya. Karena saya pakai motor lama, saya makai oktannya tinggi dan emang terpercaya oktannya tinggi. Beda Rp 5.000-6.000 saya pikir enggak masalah lah. Tarikannya jauh (lebih bagus), busi terawat. Lebih irit dan terawat," kata Yaswin saat ditemui detikOto di SPBU Total Warung Buncit.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin