Nah, baru-baru ini ditemukan bahan bakar nabati atau biofuel dari koran bekas. Koran bekas menjadi BBM biofuel adalah penemuan baru dalam industri otomotif. Pasalnya daripada dibuang, lebih baik koran digunakan untuk diubah menjadi biofuel.
Koran bekas menjadi BBM biofuel ini ditemukan oleh para ilmuwan dari Universitas Tulane dan dipimpin oleh doktor Harshad Velankar. Mereka menemukan cara untuk mengubah bakteri TU-103 di surat kabar yang dapat mengubah biofuel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir autoevolution, Jumat (22/8/2014) diakui para peneliti mikroba itu bisa menghasilkan biofuel butanol langsung dari selulosa. Dengan sedikit formula, bakteri memiliki kemampuan untuk mengubah koran bekas menjadi biofuel.
Di AS, 323 juta ton sampah yang mengandung bakteri TU-103 dan mampu menghasilkan butanol. Sifat butanol besar manfaatnya untuk bahan bakar kendaraan bermotor.
Penggunaan butanol lebih bermanfaat dari bahan bakar lain seperti etanol. Salah contoh menggunakan butanol hanya mengkonsumsi sekitar 10 persen, sementara bensin lebih dari itu. Dan jauh lebih baik daripada etanol yang mencapai 40 persen.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Pajak Kendaraan Naik karena Opsen, Pemprov Jateng Janji Kasih Keringanan