Adanya kebijakan mobil LCGC (Low Cost Green Car) di Indonesia membuat banyak pabrikan khususnya asal Jepang seperti Honda, Toyota dan lainnya menambah kapasitas produksi.
"Jepang masih merupakan negara yang paling besar investasinya di Indonesia. Sepanjang 2013 negara paling besar investasi di Indonesia adalah Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Korea Selatan lalu Inggris," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar, di acara Laporan Realisasi Investasi Triwulan IV-2013, di Kantor Pusat BKPM, Selasa (21/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investasi Singapura US$ 4,7 miliar (16,3%), Amerika Serikat US$ 2,4 miliar (8,5%), Korea Selatan US$ 2,2 miliar (7,7%) dan Inggris US$ 1,1 miliar (3,8%), sisanya US$ 13,5 miliar (47,2%) negara-negara lainnya.
"Peningkatan investasi Jepang ini karena banyak pabrik mobil dari produsen mobil Jepang seperti Honda, Toyota, dan Daihatsu menambah kapasitas produksi dan perluasan pabrik mobilnya karena meningkatnya penjualan mobil dan adanya program LCGC di Indonesia. Pabrikan lain asal Eropa dan Amerika seperti Mercedes Benz juga menambah investasinya di Indonesia," kata Mahendra.
(rrd/syu)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas