Menanggapi kondisi jalan Jakarta yang kian parah, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) berharap penjualan mobil di Jakarta dibatasi, tak terkecuali mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC).
"Harus ada pembatasan penjualan mobil (di Jakarta), titik. Karena kondisi jalan di Jakarta sudah tidak memungkinkan lagi," kata Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia, Muslich Zainal Asikin di Jakarta, Rabu (18/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ketua II Gaikindo Yohannes Nangoi, penjualan mobil Jakarta 23 persen dari penjualan mobil nasional. Artinya Jakarta salah satu surga bagi produsen mobil untuk mengambil keuntungan.
"Penjualan mobil di Jakarta 10 persen dari nasional saja. Enggak bisa diteruskan penjualannya mobil di Jakarta," ucapnya.
Di sisi lain, Muslich menerangkan, pemerintah harus mengembangkan sarana transportasi umum untuk menunjang rencana pembatasan penjualan mobil, agar masyarakat tertarik memanfaatkannya. Namun sebaliknya jika sarana transportasi umum tidak baik, masyarakat akan kembali ke kendaraan pribadi.
"Angkutan massal harus ditingkatkan, kalau tidak akan repot," saran Muslich.
(/)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat