Apakah Sistem Pembatasan Ganjil-genap Akan Sukses Diterapkan?

Apakah Sistem Pembatasan Ganjil-genap Akan Sukses Diterapkan?

Aditya Maulana - detikOto
Selasa, 05 Mar 2013 10:43 WIB
Apakah Sistem Pembatasan Ganjil-genap Akan Sukses Diterapkan?
Jakarta - Regulasi pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap dipastikan tidak akan terealisasi di Maret tahun ini karena sejumlah persoalan teknis belum terselesaikan. Namun jika sudah diberlakukan apakah akan sukses mengurangi kemacetan di Jakarta?

Deputi Bidang Transportasi Pemprov DKI Jakarta Sutanto Soehodo menjelaskan sistem ganjil-genap memang sangat sulit untuk dilakukan di Jakarta apalagi melihat dari berbagai negara berkembang lain yang sudah pernah melakukannya.

"Cerita ganjil-genap di negara berkembang itu banyak cerita masalahnya ketimbang keberhasilannya. Jadi ganjil genap diterapkan dibanyak negara itu karena merupakan kegiatan atau kebijakan khusus. Seperti di Beijing yang tidak diberlakukan lagi karena tidak efektif," ujar Sutanto dalam acara talkshow Cars Executive Forum kemarin malam di hotel Grand Melia, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Jakarta itu sendiri, sistem ganjil-genap memang belum bisa dibilang akan gagal. Dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) sudah memikirkannya dengan matang dan penuh pertimbangan.

"Bagaimanapun ini merupakan kepercaan publik. Jangan sampai kebijakan publik seperti ini kemudian menjadi suatu ajang coba-coba yang bisa kemungkinan gagal. Kita sudah memperhitungkan semua," lugasnya.

Sutanto menambahkan, sistem ganjil-genap tidak hanya bisa dilakukan oleh satu pihak yakni Pemprov DKI Jakarta saja tapi harus juga mendapatkan dukungan dari pihak kepolisian dalam menegakan peraturan. Karena jika hanya dilakukan oleh satu pihak kemungkinan gagal cukup besar.

"Bayangkan jika ganjil-genap ini tidak bisa dipantau oleh pihak kepolisian. Jika ada 1 atau 2 mobil yang melanggar dan ditilang lalu dipinggirkan di jalan, maka macet akan tetap terjadi," paparnya.

Menurut Sutanto vision yang dilakukan oleh Jokowi ini merupakan solusi sekecil apapun solusi tadi dan seefektif apa itu harus dicoba karena masalahnya sudah begitu kompelks.

"Tapi kita juga tidak bisa mengatakan kalau di negara lain gagal disini (Jakarta) juga bisa gagal. Tapi kita juga tetap harus berhati-hati karena kemungkinan gagal pasti ada. Ini yang harus kita perhitungkan matang-matang," tutupnya.

(ady/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads