Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan mengatakan kalau angka tersebut diprediksi oleh orang Jepang sendiri, bukan oleh orang Indonesia.
"Ketika saya ke Toyota Jepang, orang sana kasih lihat saya prediksi mereka. Detail sekali. Di tahun 2015 mereka memprediksi pasar mobil Indonesia mampu menjual 1,180 juta mobil. Hampir 1,2 juta," ungkapnya Selasa (7/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prediksi itu menurut Johny sejalan dengan prediksi yang buat oleh para praktisi industri otomotif yang memperkirakan akan mampu menembus produksi 1 juta unit di tahun 2014 mendatang.
"Saya pribadi juga yakin itu. Sebab otomotif memang memiliki pertumbuhan yang sangat baik. Sektor otomotif sejak tahun 99 mampu mencatatkan pertumbuhan double digit terus, lebih dari 10 persen pertahun dan itu bagus," tandas Johnny.
Sementara di bulan Mei seluruh pabrikan otomotif yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tercatat membukukan penjualan total sebanyak 59.197 unit untuk penjualan wholesale dan 58 ribuan unit untuk penjualan retail.
"Itu penjualan total Indonesia di bulan Mei. Masih estimasi memang," ungkap Direktur Marketing Toyota-Astra Motor (TAM), Joko Trisanyoto.
Sementara total penjualan selama Januari hingga Mei menurut Joko mengalami peningkatan yang signifikan. Secara wholesale penjualan mobil di Indonesia secara kumulatif mencatatkan penjualan sebesar 345.623 unit. Sedangkan penjualan retail mencapai 343.900 unit.
"Untuk wholesale penjualan kumulatif kita naik 15 persen dibanding tahun lalu. Kalau retail naik 20 persen," pungkas Joko.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit