Menurut Manajer Rental Mobil Nasional, Doksa Manurung, pertumbuhan usaha rental nasional yang sebesar 20%-30% bukan hanya terletak dari pertumbuhan omzet perusahaan, tetapi juga dari jumlah unit mobil sewaan di setiap perusahaan penyewaan mobil.
"Tahun ini usaha rental mobil cukup bagus, kita juga banyak kedatangan tamu dari luar (negeri) menyebabkan rental bertumbah 20%-30% per tahun dari segi unit dan omzet," kata Doksa kepada detikFinance, Jumat (3/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka memilih lebih panjang saja (menyewa mobil) daripada bolak-balik, kan libur panjangnya sudah fix," jelasnya.
Rata-rata omzet usaha rental mobil se-Indonesia, Doksa menjelaskan, bisa mencapai Rp 10 miliar per bulannya. Usaha rental mobil di Jakarta sendiri memiliki omzet yang cukup besar, yaitu 30% dari omzet nasional.
Dihubungi di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Rental Mobil, Pongki Pamungkas, mengungkapkan pada liburan panjang ini jumlah penyewa mobil naik sebanyak 10% dari hari biasanya. Peningkatan ini akan juga mempengaruhi omzet perusahaan rental mobil.
"Mungkin akan banyak (jumlah omzet). Liburan panjang ini agak meningkat, sedikit naik sih (jumlah peminjam), ya 10%," katanya.
Pada hari biasa, peminjam atas nama pribadi hanya sekitar 4% dan 96% lainnya merupakan peminjam atas nama sebuah perusahaan.
(ade/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?