"Pada dasarnya kita siap. Tapi kita tunggu dulu kepastiannya bagaimana," ungkap Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor Sudirman MR usai acara pemasangan pancang pertama pabrik baru Daihatsu di Karawang, Jumat (27/5/2011).
Tapi kalau tahun ini atau tahun depan regulasinya keluar apakah Daihatsu siap produksi?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daihatsu menurut Sudirman ingin lebih dulu mempelajari bagaimana regulasi yang akan ditetapkan pemerintah untuk membuat sebuah mobil memiliki kualitas tapi dengan harga yang terjangkau masyarakat. Khususnya masyarakat pedesaan.
Sebab regulasi yang saat ini ditetapkan pemerintah mengatakan bahwa mobil murah harus berharga di bawah kisaran Rp 80 jutaan dengan beberapa syarat tambahan.
Bila produsen mobil sanggup membuatnya, maka pemerintah siap memberikan insentif dan beberapa kemudahan untuk produsen mobil tersebut.
Mengenai pabrik baru di Karawang, Jawa Barat senilai Rp 2,1 triliun, Daihatsu mengelak bahwa tujuan pembangunan pabrik adalah untuk ikut dalam proyek mobil murah.
Sudirman MR menjelaskan kalau pembangunan sebuah pabrik baru memang sudah sangat dibutuhkan oleh Daihatsu mengingat pabrik mereka yang berada di Sunter sudah sampai ke titik maksimal.
Pertumbuhan industri mobil Indonesia kan lagi bagus-bagusnya. Tahun lalu di pabrik Daihatsu di Sunter sanggup membangun 330 ribu unit mobil, padahal di 2006 pabrik tersebut hanya memproduksi 96 ribu unit saja. Bila ingin dikembangkan, Sunter sudah tidak lagi memungkinkan karena keterbatasan lahan.
"Tidak, bukan karena proyek tersebut. Tapi memang karena kita butuh pabrik ini. Sunter sudah tidak lagi ada lahan," ungkapnya.
Namun begitu, karena lahan yang dimiliki Daihatsu di Karawang cukup besar, pabrik ini siap dialihfungsikan memproduksi mobil apa saja.
"Prinsip pabrik Daihatsu itu fleksibel. Kita akan bangun Terios dan Xenia disini untuk membantu produksi Sunter. Tapi bila ada model lain, siap saja. Tapi ya itu tadi, pembangunan pabrik ini tidak secara khusus untuk proyek mobil murah itu," tandasnya.
Seperti diketahui saat ini pemerintah sedang menggodok regulasi mengenai mobil murah untuk warga pedesaan yang harganya diperkirakan akan berkisar di angka Rp 80 jutaan.
Para pembuat mobil ini nantinya akan diberi insentif dan berbagai kemudahan oleh pemerintah. Karena itulah, beberapa pabrikan berlomba melakukan persiapan untuk membuatnya termasuk Daihatsu.
Hal ini selain bertujuan untuk meningkatkan perkembangan industri otomotif juga dimaksudkan untuk melakukan pemerataan kepemilikan mobil hingga ke pedesaan.
Daihatsu sendiri sudah memiliki sebuah mobil konsep yang mereka namakan F-Concept. Mobil yang pernah dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show ini memang disiapkan Daihatsu sebagai kendaraan angkut pedesaan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat