Kesepuluh tim itu terdiri dari: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan tiga kendaraan irit BBM, Universitas Indonesia dengan 2 mobil irit BBM, ITB dengan 2 mobil irit BBM, UGM dengan 2 mobil, dan tim Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dengan 1 mobil irit. Polnep merupakan tim baru yang masuk dalam lomba irit kali ini, 4 perguruan tinggi lainnya sudah menjadi langganan.
Country Chairman dan President Director PT Shell Indonesia Darwin Silalahi menuturkan lomba irit ini terbagi dalam dua kategori yakni kendaraan urban dan kendaraan prototipe futuristik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia tahun ini dalam posisi sebagai juara bertahan, mengingat tahun lalu, tim dari ITS dan UI menjadi juara Shell Eco-marathon.
"Saya sangat bahagia mendengar pada kompetisi sebelumnya sudah ada prestasi yang membahagiakan. Saya harap adik-adik bisa mencapai yang lebih tinggi lagi," ujar Wakil Presiden Boediono yang meluncurkan 10 kendaraan ini.
Selain Wapres, Mendiknas M Nuh dan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh turut mendukung persiapan para mahasiswa.
Bagaimana rupa dan spesifikasi kendaraan irit mahasiswa itu tahun ini? Simak artikel berikutnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas