Adapun turnamen yang di selenggarakan di 2 kota, Surabaya, dan Jakarta. Camry Invitational 2011 ini sudah diawali di Bukit Darmo Golf Course, Surabaya pada 9 Maret 2011 lalu. Untuk Jakarta, yang dilangsungkan 4-6 Mei di Pondok Indah Golf Club dibagi dua kali.
Ajang ini diikuti sebanyak 120 peserta di Surabaya dan sebanyak 264 peserta untuk turnamen amatir di Jakarta dan turnamen profesional sebanyak 82 peserta yang terdiri dari 78 peserta pro dan 4 peserta amatir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turnamen yang diselenggarakan ke-5 oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) tersebut dalam rangka komitmen Toyota untuk mendukung cabang olah raga golf tanah air.
Selain itu, kompetisi yang diselenggarakan sejak 2006 ini sebagai upaya Toyota untuk menunjukkan komitmennya mendukung para peserta yang saling berlomba untuk mengasah kemampuan dan diharapkan menjadi atlet Indonesia yang handal di cabang olah raga golf.
Presiden Direktur PT TAM Johnny Darmawan mengatakan ini sebagai wadah para pecinta olahraga glof. "Toyota ingin memberikan wadah para penggemar olah raga golf, terutama kepada para atlet professional sebagai sarana untuk berlatih, supaya bakat-bakat yang dimiliki oleh atlet golf kita bisa lebih terasah lagi sehingga nantinya bisa mendapat kesempatan untuk bersaing di skala Internasional," kata Johnny dalam rilis yang diterima detikOto, Sabtu (7/5/2011).
Hadiah hole in one berupa 1 unit Toyota Camry 3.5 Q serta Rp 150 juta dan piala bergilir selain dari piala tetap yang diberikan juga merupakan bagian dari Toyota dalam rangka untuk memberikan semangat kepada para atlet golf yang mengikuti Camry Invitational Golf Tournament 2011.
"Dengan adanya turnamen seperti Camry Invitational Golf ini, Toyota berharap dapat menunjukkan komitmennya di cabang olah raga, khususnya cabang olah raga Golf dan dapat memperlihatkan dukungannya yang tanpa henti untuk terus memajukan Indonesia, seperti slogan Toyota as a True Friend." tutup Direktur Marketing TAM, Joko Trisanyoto.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB