Rencananya produsen mobil asal India ini akan segera meluncurkan varian terbaru Nano yang tingkat efisiensinya sama dengan motor berkapasitas 180 cc ini di tahun fiskal 2011, paling lambat di 2012 mendatang.
Seorang eksekutif senior Bosch India, yang membantu Tata Motors mengembangkan mesin untuk model itu, mengatakan bahwa mesin 700 cc yang baru nanti memiliki tenaga yang cukup besar tanpa mengorbankan keiritan bahan bakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun angka ujian resmi belum terungkap, kami berharap untuk berjalan 40 km dengan satu liter solar," imbuhnya seperti detikOto kutip dari Business Standard, Senin (2/4/2011).
Dengan kemampuan tersebut para pengguna mobil yang kabarnya memiliki tangki dengan 15 liter solar ini tentu dapat banyak berhemat. Selain itu, mobil ini juga akan menggoda para pengguna motor di India untuk segera beralih ke mobil.
Sebab mobil ini seperti halnya versi bensin kemungkinan juga akan dijual dengan harga yang murah dan tidak akan mahal. Sebagai perbandingan, sebuah Bajaj Pulsar 180 dijual dengan harga sekitar 78 ribu rupee atau sekitar Rp 15,1 jutaan.
Sementara mobil ini dikatakan akan berharga sekitar 15-20 persen lebih tinggi dari versi bensin yang saat ini dilepas dengan harga 150.000 rupee (Rp 29 jutaan). Jadi kemungkinan harga mobil ini ada disekitar angka Rp 35 jutaan.
Dengan harga yang tidak begitu mahal tapi memiliki tingkat efisiensi yang sama dan kenyamanan yang lebih baik dibanding motor, mobil ini tentu akan pula menggangu pasar para pabrikan motor disana.
Keiritan mesin yang disuguhkan memang menjadi kunci utama mobil ini. Tata Motors versi bensin dan Tata Indica yang memiliki tingkat efisiensi antara 20-25 km perliter saja sekarang sudah berhasil menjadi mobil teririt di India.
Bila jadi diluncurkan, Tata Nano diesel ini tentu akan mengambil tempat saudara kandungnya tersebut dan menjadi mobil teririt di India.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta