Pembuatan berbagai bagian mobil dengan bahan aluminium yang ringan ternyata membawa efek positif, tidak hanya mampu membuat bobot mobil yang turun, tapi juga membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih irit. Hal ini didapat setelah menganalisis 26 komponen yang berada di mobil.
Penelitian itu dilakukan oleh University of Aachen, Jerman dan European Aluminium Association. Penelitian kedua badan ini menyimpulkan bahwa aluminium yang digunakan di beberapa bagian kendaraan dianggap lebih baik dibanding bila menggunakan baja berkekuatan tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski mampu membuat 'diet' yang dilakukan mobil berjalan sukses, aluminium juga tidak mengorbankan integritas struktural kendaraan. Aluminium dapat digunakan untuk memangkas berat badan tanpa mengurangi kekakuan kendaraan atau menghambat kinerjanya.
Aluminum Association Transportation Group juga menjelaskan bila hasil studi ini dikombinasikan dengan data lain pemangkasan berat hingga 525 pound pun dapat direalisasi dengan menggunakan aluminium.
"Jawaban untuk menjadi lebih ramah lingkungan lebih efisien, terjangkau di mobil dan truk merupakan pendekatan holistik dengan menjadikan berat badan menjadi ringan, berkekuatan tinggi, berbahan terjangkau seperti aluminium cocok dengan desain yang cerdas, powertrains terkini dan bahan bakar bersih," ungkap Randall Scheps, ATG Chairman and Director of Ground Transportation, Alcoa Inc seperti dilansir greencarcongress, Senin (18/4/2011).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih