Indikator Bensin Livina Ngaco Pernah Terjadi di Indonesia

Indikator Bensin Livina Ngaco Pernah Terjadi di Indonesia

- detikOto
Senin, 18 Apr 2011 14:40 WIB
Indikator Bensin Livina Ngaco Pernah Terjadi di Indonesia
Jakarta - Nissan Grand Livina tersandung masalah di Malaysia. Indikator bensin Livina sering ngaco yang membuatnya terpaksa harus ditarik (recall). Di Indonesia pun kasus indikator bensin Livina yang ngaco pernah ditemukan.

Hal tersebut diakui oleh Vice President Director Sales and Marketing PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Teddy Irawan ketika dihubungi detikOto, Senin (18/4/2011).

"Iya, pernah. Tapi itu kasus lama," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy lalu menjelaskan kalau dulu pernah ada beberapa konsumennya yang mengeluhkan indikator bensin tidak bekerja sebagaimana mestinya. "Ada, tapi tidak banyak," cetusnya.

"Masalah yang dulu sering kita temui biasanya tidak seperti yang disana. Di sini, misalnya kita isi bensin full, tapi di indikator tidak full. Atau bila diisi lalu baru dibawa jalan sebentar, misalnya baru kita bawa 50 km, tapi indikatornya sudah turun," beber Teddy.

"Tapi itu tidak banyak, dan biasanya langsung kita perbaiki," tambahnya.

Sebelumnya distributor Nissan di Malaysia, Edaran Tan Chong Motor (ETCM) terpaksa menarik (recall) 32.100 unit Grand Livina produksi antara Desember 2007 sampai Juni 2010 akibat indikator bensin tidak bisa membaca secara akurat jumlah bensin yang ada di tangki.

Setelah diselidiki Nissan, ternyata ditemukan adanya masalah 'elektrokimia' pada resistor di indikator bensin. Masalah ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti lingkungan dan bahan bakar.

Selain 32.100 unit Grand Livina, Nissan di Malaysia juga terpaksa menarik Latio dan Latio Sport yang diproduksi dari Mei 2007 sampai Juni 2010 di Malaysia.

Nissan pun menyarankan para penggunanya untuk terus memantau langsung kesediaan bensin di tangki mereka dan menjaganya agar tetap ada.

"Kita memang tidak sampai recall, tapi kalau ada keluhan pasti langsung kita tangani," pungkas Teddy.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads