Kasus Mata-mata, Renault Kehilangan Tangan Kanan

Kasus Mata-mata, Renault Kehilangan Tangan Kanan

- detikOto
Selasa, 12 Apr 2011 16:49 WIB
Kasus Mata-mata, Renault Kehilangan Tangan Kanan
Paris - Kasus mata-mata yang berakhir memalukan bagi Renault memasuki babak baru. Chief Operating Officer Renault Patrick Pelata yang merupakan tangan kanan bos Renault Carlos Ghosn mengundurkan diri.

Renault seperti dilansir Reuters, Selasa (12/4/2011) akhirnya menyetujui pengunduran Pelata pada Senin 11 April 2011.

Sebelumnya Pelata pernah mengajukan pengunduran dirinya pada bulan Maret lalu, namun Carlos Ghosn menolaknya. "Saya tidak ingin menambah krisis lagi," ujar Ghosn waktu itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bersama Ghons, Pelata cukup sukses membawa Renault ke era baru. Meski begitu, analis memperkirakan dampak pengunduran Pelata terhadap Renault tidak akan terlalu signifikan mengingat Ghosn tetap berada di pucuk pimpinan.

Kasus mata-mata ini merebak beberapa waktu lalu. 3 Karyawan Renault dituding Renault melakukan aksi mata-mata internasional. Mereka disangka akan menjual teknologi mobil listrik ke pihak lain. Namun ternyata hal itu tidak terbukti.

Ghosn pun langsung meminta maaf dan memulihkan nama baik ketiga karyawan Renault itu.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads