Ketua 3 Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johnny Darmawan mengatakan kemungkinan ini sangat mungkin terjadi.
"Hingga sekarang jadwal peluncuran khususnya Toyota masih belum berubah. Tapi kemungkinan itu ada," ungkapnya di fx, Senayan, Jakarta, Selasa (5/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang ketika mau meningkatkan target penjualan industri otomotif Indonesia menurut Johnny selalu saja tertimpa masalah.
Bila sebelumnya dibuat ribut dengan naiknya harga minyak dunia dan kenaikan pajak yang dipungut pemerintah, kini gempa dan tsunami di Jepang juga sedikit banyak berimbas ke industri otomotif Indonesia.
"Ketika mau meningkat ada saja halangannya," cetus Johnny.
Selain menggangu jadwal peluncuran mobil, Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR juga mengatakan kalau kemungkinan gangguan produksi mobil baru lainnya juga akan sedikit terganggu meski tidak akan menggeser target penjualan mobil tahunan yang berada di angka 780 ribu sampai 830 ribu mobil di 2011 ini.
"Kami memperkirakan walau ada gangguan pasokan komponen dari Jepang, target Gaikindo tetap belum ada perubahan tetap 780-830 ribu di 2011," ujarnya.
"Di 2012 diharapkan kita bisa menjual 800-850 unit mobil dan di 2014 bisa mencapai 1 juta lebih," pungkas Sudirman.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik