Seperti dilansir Reuters, Senin (28/3/2011) mobil yang mengalami kerusakanΒ akibat tsunami dan tertimbun reruntuhan, ditarik keluar dari reruntuhan dan disatukan serta dikuburkan di dalam lubang besar.
Banyak diantaranya ditandai dengan cat--untuk menunjukkan ada jenazah manusia di dalam mobil yang belum dikeluarkan--diparkirkan dalam barisan yang rapi lengkap dengan pelat nomor agar para pemilik kendaraan bisa mengindentifikasi mobilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yamazaki termasuk warga yang mencari mobil agar bisa mencabut pelat nomor dan surat penting lainnya agar bisa mengurangi kendala saat bertemu dengan perusahaan asuransi ketika menyatakan klaim mobil.
"Saya meninggalkan SIM, surat keterangan kerja dan kartu asuransi kesehatan di mobil. Saya tidak bisa pergi ke RS tanpa surat-surat itu," ujarnya.
Namun Yamaza tak kunjung menemukan mobilnya. "Saya kira mobil itu sekarang berada di Samudera Pasifik," ujarnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi