"Kami memiliki karyawan dari Brazil, Australia, Afrika Selatan, dan tentunya kami memiliki banyak karyawan Thailand," ujar Presiden GM Thailand/Southeast Asia and Chevrolet Sales Thailand Martin Apfel dalam jumpa pers seperti dilaporkan detikOto dari Bangkok, Thailand, Rabu (23/3/2011).
Karena itulah, dalam meluncurkan mobil baru, GM yang baru saja bangkit dari kebangkrutan tahun 2009 kini lebih banyak mencari informasi soal mobil yang dibutuhkan dari pasar lokal.
Β
"GM yang baru adalah selalu bekerja dengan pasar, mencari input, dialog dan bukan soal perintah, bukan soal 'Saya yang paling tahu' atau 'Saya yang paling berkuasa'. Kami di GM selalu terbuka dengan input," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita merupakan perusahaan Thailand, Indonesia, kita tidak bisa masuk ke pasar itu tanpa ada input dari masing-masing negara," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas