Malaysia Ingin Jadikan Tata Nano Mobil Rakyat

Malaysia Ingin Jadikan Tata Nano Mobil Rakyat

- detikOto
Kamis, 10 Mar 2011 21:12 WIB
Malaysia Ingin Jadikan Tata Nano Mobil Rakyat
Kuala Lumpur - Pergerakan ekonomi Malaysia tergolong stabil, meski begitu, negeri Jiran ini masih merasa harus memiliki mobil rakyat yang berharga murah. Untuk itu,
pemerintah Malaysia berniat menjadikan Tata Nano sebagai mobil rakyat.

Wakil Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin seperti detikOto kutip dari media Malaysia, Paultan, Kamis (10/3/2011) mengungkapkan tertarik dengan Tata Nano untuk dijadikan Kereta Rakyat alias mobil rakyat.

Tata Nano sendiri merupakan mobil termurah di dunia saat ini. Mobil tersebut di India hanya dilepas dengan harga mulai dari US$ 2.500 atau sekitar Rp 22 jutaan saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu diungkapkan oleh Muhyiddin ketika dirinya melakukan kunjungan resmi ke India dan bertemu dengan produsen mobil India Tata Motors. Saat itu Muhyiddin mengajak Tata Motors untuk masuk ke pasar Malaysia seraya bekerja sama dengan perusahaan otomotif nasional Malaysia, Proton.

"Tata (Ratan Tata, pimpinan Tata Group) ingin bekerja dengan Proton lagi. Sekitar tujuh atau delapan tahun yang lalu ada beberapa diskusi bersama untuk memproduksi mobil tapi tidak ada yang dihasilkan dari (diskusi) itu. Sekarang kebijakan otomotif kita lebih liberal dan ada peluang baru," ungkap Muhyiddin.

"Sekarang terserah manajemen Proton untuk mempelajari usulan ini dan apakah mobil seperti Nano dapat dibawa ke Malaysia. Mungkin kita juga bisa menjadikannya mobil rakyat dengan harga sekitar RM 20.000 (57,9 jutaan), model setelah Nano," sarannya.

"Dia (Tata) merasa harus ada suatu sinergi karena mereka telah berada di industri otomotif untuk waktu yang lama. Dia bisa membawa tim teknis untuk membicarakan hal itu dengan Proton atau Perodua, " tambah Muhyiddin.

Bila melihat dari statement itu, besar kemungkinan Proton yang akan maju untuk mengandeng Tata memproduksi Nano, sebab Perodua sahamnya dimiliki oleh Daihatsu yang juga memiliki ambisi untuk membuat mobil berharga murah.

Proton sendiri sebelumnya sudah bekerja sama dengan Lotus dan Mitsubishi serta sedang mengincar Nissan March untuk dilabeli Proton. Kerja sama antara Proton dengan pabrikan mobil lain kebanyakan menghasilkan sebuah mobil bermerek Proton meski dicomot dari merek yang diajak kerja sama.

Bila hal ini berhasil maka langkah yang ditempuh wakil perdana menteri Malaysia ini bisa jadi menggagalkan usaha pemerintah Indonesia yang saat ini dikabarkan juga sedang mendekati Tata Motors untuk memproduksi Tata Nano di Indonesia.
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads