Bercengkerama dengan BMW 520d

Bercengkerama dengan BMW 520d

- detikOto
Rabu, 09 Mar 2011 12:21 WIB
Bercengkerama dengan BMW 520d
Jakarta - BMW Indonesia menghadirkan sedan mewah bermesin diesel yakni BMW 520d. Dari segi konsumsi BBM jelas BMW 520d cukup irit. Meski begitu bagaimana performanya? Apakah 'ngirit' juga?

BMW sebelumnya menghitung kalau mobilnya ini bisa menjangkau jarak 19 km dengan 1 liter BBM, sehingga tidak terlalu membuat kantong tidak jebol. Bagaimana rasanya? Yuk kita cicip sedan premuim terbaru itu.

Bila dipasati dari luar, keanggunan mobil mulai terlihat dari depan, tengah
hingga buritan. Sedan premium itu terlihat lebih segar. Desain grill yang
terlihat mewah lebih lengkap dengan fog lamp. Sementara matanya (head lamp) terkesan siap menerjang musuh di depannya. Dan karena ini dari Jerman, BMW 520d sudah menerapkan sistem Daytime Running Light, jadi lampu mobil bisa bersinar di siang hari. Sementara untuk roda, mobil tersebut dilengkapi pelek alloy ukuran 18 inci.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masuk ke kabin penumpang. Sebelum menghidupkan mesin baiknya simak kondisi kabin penumpang. Ruangnya cukup lega, pengemudi setinggi 175 cm masih mumpuni untuk menaiki mobil tersebut.

Sementara, untuk naik dan turun kursi cukup tekan dan geser tuas yang berada di samping kursi. Sayangnya, untuk maju dan mundur kursi dikendalikan secara manual.

BMW 520d Diesel sudah mengadopsi fitur keyless start, yang memudahkan
pengemudi menghidupkan mobil. Jadi letakkan kunci di konsole tengah atau
kantongi saja. Tidak perlu mencolok lubang kunci.

Selanjutnya tekan tombol start stop di dashboard sebelah kanan setir, mesinnya menyala. Asyiknya kabin cukup hening. Fitur pengedap suara kabin bekerja sangat baik.

Rasa penasaran terhadap mobil mewah itupun semakin menjadi. Tidak ingin menunggu lama, detikOto langsung menarik tuas yang terletak di kiri kita. Fungsinya untuk melepas hand brake.

Mobil yang dibanderol Rp 768 juta itu dilengkapi dengan transmisi 8 percepatan. Jika Anda ingin santai cukup letak tuas di D. Namun jika ingin merasakan performa mesin cukup geser tuas ke kiriΒ  M1,M2,M3,M4,M5,M6,M7,M8. Mobil pun siap digeber.

Kali ini detikOto merasakan drive D. Pedal gas pun digeber. Mesin kapasitas
1.995 cc commonrail injection turbocharger yang menyemburkan 184 dk pada 4.000 rpm dan torsi 380 pada 1.750-2.750 rpm cukup responsif.

Kenikmatan mengendarai mobil tersebut semakin terasa ketika BMW seri 5
dilengkapi dengan layar sentuh 7 inci, Radio CD, 6 loudspeaker, USB audio
interface serta integrated owner's handbook.

Penumpang pun lebih aman dengan fitur keselamatan airbag depan, samping, kepala serta curtain airbag.

Asyiknya, ketika tuas transmisi berada di posisi gigi mundur atau R (Reverse), kaca spion langsung nunduk. Tentu saja memudahkan pengemudi untuk memantau daerah belakang.

Sementara informasi belakang mobil lainnya didapat dari layar pada dashboard. Jadi Anda bisa mengetahui seberapa dekat buntut mobil dengan sebuah benda.

Dan untuk suspensinya, para perancang BMW seperti memang handal untuk meredam jalan rusak. Kondisi jalan rusak juga sanggup dilibas dengan baik oleh BMW 520d.

Sayangnya saat itu detikOto tidak bisa mengeksplorasi mobil tersebut lebih lama karena kendala waktu.
(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads