10 Perusahaan Jepang sudah memulai proyek pembangunan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik. Stasiun ini cukup unik karena digabungkan dengan vending machine atau mesin otomatis untuk menjual minuman botol atau kaleng. Jadi mobil Anda ikut 'minum' listrik dengan Anda.
Cara ini diambil untuk mengurangi biaya pengisian baterai yang masih cukup mahal saat ini. Perusahaan yang masuk daftar itu termasuk Forking Co., operator mesin minuman otomatis terbesar di Jepang, kemudian ada lagi Panasonic Electric Works dan perusahaan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, untuk melakukan koneksi antar sistem pengisian baterai SoftBank Telecom dan SoftBank Mobile akan memberikan layanan telekomunikasi. Jadi lengkap sudah sebuah jaringan pengisian baterai yang terkoneksi pula.
Sebelumnya pabrikan seperti Nissan dan Chevrolet mengeluarkan mobil listrik LEAF dan Volt. Mereka meyakini mobil listrik merupakan jawaban atas makin menipisnya cadangan minyak di bumi dan untuk mengurangi emisi.
Namun mobil listrik dinilai masih sulit dikembangkan karena jaringan pengisian baterai yang masih kurang. Hal ini membuat sebagian orang khawatir mobil listrik akan kehabisan baterai sebelum bertemu stasiun pengisian baterai berikutnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun