"Kalau memang perlu recall kita akan recall. Kalau Accord belum. Bukan tidak mungkin ada (recall)," ungkap Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy ketika ditanya wartawan apakah Accord juga memiliki kemungkinan yang sama dengan nasib Freed, Jazz dan City yang ditarik Honda akibat cacat produksi.
"Tapi kita tidak jamin 100 persen. Karena kalau barang produksi pasti ada tidak sempurnanya. Kalau 100 persen sempurna tidak bakal ada buku waranty," cetusny dalam peluncuran Accord terbaru di Pasific Place, Jakarta, Rabu (23/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tetap saja, meski begitu, Jonfis mengaku bila pihaknya mendengar ada upaya recall di negara lain, Honda di Indonesia juga akan langsung memeriksa apakah komponen yang bermasalah di negara tersebut sama dengan yang digunakan di Indonesia.
"Bila ada masalah di Amerika kita pasti langsung lihat partnya apakah sama, vendornya sama," tegasnya.
Kalau ternyata part yang bermasalah sama dan vendornya pun sama, Jonfis menegaskan pihaknya tidak akan ragu untuk melakukan recall karena ini menyangkut kepuasan konsumen.
"Tapi kalau beda ya tidak bisa disamakan kan," tandasnya.
Penarikan mobil ini dilakukan Honda karena mereka tidak ingin membohongi konsumen yang membeli mobil Honda.
"Kita tanggung jawab. Kita mau konsumen kita aman dan nyaman ketika menggunakan produk kita. Ini masalah etika bisnis. Jadi ini mau membohongi (konsumen) atau tidak. Kalau yang lain tidak mau ikuti kita (jujur), ya silakan," tandasnya.
Honda akan melakukan penggantian lost motion spring pada mobil Honda Jazz, Freed dan City pada 28 Februari mendatang di diler Honda Jawa dan 2 Maret 2011 untuk diler Honda di luar Jawa tanpa memungut biaya alias gratis.
"Ini bukan (recall) yang pertama. Kita juga pernah melakukan recall di 2008, tahun 2005 Jazz juga pernah kita recall. Jadi tidak ada masalah," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas