Chairman Daimler, Dieter Zetsche mengatakan kalau perusahaannya sama sekali tidak memikirkan hal itu meski pasar negara berkembang seperti India misalnya sangat berpotensi bagi mereka.
Selain itu Daimler menurut Zetsche tidak ingin mengecilkan nama Daimler maupun Mercedes-Benz dengan membuat sebuah mobil murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya beredar kabar kalau Mercy bakal membangun sebuah mobil murah seharga Rp 311 juta di India. Mercy Indonesia pun akan membuat mobil dengan harga sekitar Rp 300-500 juta.
Di pasar India sendiri Mercedes-Benz baru saja mendapat pukulan. Meski sudah lama menginjakkan kaki di tanah India, lebih lama dari para saingannya seperti BMW dan Audi, Mercedes-Benz ternyata digusur BMW dari puncak singgasana pada tahun 2009 dan 2010 silam.
Keperkasaan BMW pun diprediksi akan makin menguat setelah mereka meluncurkan BMW X1 dengan harga yang lebih terjangkau.
"Persaingan adalah sesuatu yang baik. Dalam kasus apa pun, satuan volume bukan prioritas utama bagi kami. Tujuan kami adalah untuk tumbuh dalam pendapatan," tukasnya.
Zetsche juga mengatakan kalau penjualan Mercedes-Benz telah bergerak dengan kecepatan yang cepat di India dan tidak ada alasan untuk khawatir atau panik. Mercedes-Benz menurutnya telah berhasil menjual 5.819 mobil tahun 2010 atau tumbuh 80 persen dibandingkan penjualan tahun 2009 yang hanya berada di angka 3.250 unit.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak