Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho di sela-sela peresmian diler Suzuki 'Restu Mahkota Karya' di Jl. Raya Bogor Km 29 No.18, Cimanggis, Depok, Senin (14/2/2011).
"Kita sudah memberikan himbauan kepada konsumen melalui bengkel agar datang ke bengkel-bengkel resmi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut Endro tidak semua Grand Vitara dan SX4 yang beredar di tanah air akan ditarik kembali. Hanya sebagian dengan nomor mesin tertentu. Endro mengaku tidak hafal nomor mesin yang akan di-recall begitu pula jumlah mobilnya.
"Suzuki bertanggung jawab penuh atas recall ini. Siapa sih sekarang yang tidak me-recall, karena vendor kita sama," ujarnya.
Sebelumnya Suzuki terpaksa harus menarik Suzuki Grand Vitara dan Suzuki SX4 lagi. Recall harus dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pada pulley yang bisa menyebabkan berbagai masalah di mobil. Suzuki harus menarik Grand Vitara produksi 2009-2010 dan Grand Vitara 2011 yang diproduksi di Oktober 2010.
Selain itu, Suzuki juga harus menarik SX4 model 2011 yang diproduksi sebelum 14 Oktober 2010 dengan kerusakan yang sama.
Kerusakan pada Grand Vitara produksi 2009-2010 yakni terdapat pada pulley yang menggerakan alternator, kompresor air conditioner compressor, pompa power steering dan water pump.
Kerja belt tidak sempurna sehingga mengeluarkan suara pada pulley. Meski
dinilai tidak berbahaya namun, hal terburuk mesin bisa panas akibat kipas
pendingin mesin tidak bekerja dengan baik.
Kerusakan lainnya adalah kelistrikan. Aliran listrik berbalik arah dan
mengakibatkan aki kosong dan mengakibatkan mesin mobil mogok.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi