Test Drive Proton Exora Supreme

Test Drive Proton Exora Supreme

- detikOto
Rabu, 02 Feb 2011 16:05 WIB
Test Drive Proton Exora Supreme
Jakarta - Hobi masyarakat Indonesia yang suka pleserin bersama keluarga menjadikan kendaraan MPV sebagai pilihan utama. Produsen mobil pun berbondong-bondong menyiapkan mobil jenis MPV. Tak ketinggalan Proton yang mengeluarkan varian baru MPV Exora yakni Supreme dengan kapasitas mesin 1.600 cc.

Untuk mengetahui apakah MPV asal mobil Malaysia itu sanggup bersaing dengan MPV lainnya di Indonesia kita cari tahu. DetikOto mendapatkan kesempatan mengendarai Proton Exora 1.6 liter AT Supreme ini.

Tampak luar, mobil tersebut memang terlihat besar. Proton Exora memiliki panjang 4.592 m, lebar 1.809 dan tinggi 1.692 m. Desain luar cukup memukau dengan desain lampu yang sedikit menunduk. Bagian belakang mobil tersebut mirip sekali mobil MPV asal Jepang, Mitshubshi Grandis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Interiornya berbalut kulit abu-abu dan cukup lembut. Untuk bagian kabin
penumpang sangat lega. Tidak kalah dengan MPV Toyota Kijang. Namun jika
dibandingkan dengan Honda Freed, Proton Exora lebih lega.

Jok depan mengadopsi captain seat yang dilengkapi dengan handrest di bagian dalam. Fitur yang disemat tergolong biasa seperti radio, CD player, bluetooth.

Untuk jok baris ketiga bisa dilipat hingga sejajar dengan lantai kabin. Kondisi
itu menunjang Anda yang hobi menempuh perjalanan jauh dan membawa banyak barang bawaan seperti koper. Sayangnya jok ketiga terasa sempit. Dengkul penumpang mentok di belakang jok kedua.

Mesin dihidupkan, rauman mesin sangat halus. Lampu speedometer mengadopsi teknologi mobil Eropa dimana lampu nyala ketika mesin dihidupkan.

Di malam hari, lampu speedometer meredup untuk meminimalisir tingkat kesilauan pengendara. Panel-panel di bagian dashboard dan dootrim mudah difungsikan dan mudah dijangkau oleh pengendara.

Tuas transmisi diletakan di D. Gas ditekan secara halus menyesuaikan konsep
mobil yang memang untuk keluarga. Jadi tidak perlu geber mesin 1.6 liter Campro CPS 4 silider DOHC 16 V yang bisa menyemburkan tenaga 125 hp pada 6.500 rpm dan torsi 150 Nm pada 4.500 rpm.

Perpindahan gigi terasa halus. Sayang, mesin menderu seperti tertahan ketika pada putaran mesin rendah sekitar 1.500-2.000 rpm.

Selepas itu mesin tidak ada gejalan aneh sedikit pun. Klaim Proton mobil Exora bisa bergerak dari titik 0-100 km/jam dengan waktu 15,5 detik. Kecepatan maksimal mesinnya diklaim mencapai 165 km/jam.

Asyiknya pilihan transmisi tidak hanya D, ada juga 2,3 dan L yang dapat
difungsikan untuk tanjakan dan turunan.

Jadi bila ingin meresakan hentakan mesin di awal, Anda bisa pasang tuas transmisi otomatis di L. Raungan mesin memang terdengar sampai ke kabin penumpang, namun itu hal biasa.

Proton Exora Supreme




Ketika diajak ngebut suspensi depan dan belakang yakni MacPherson strut dan torsion beam mampu menahan jalan bergejolak. Ketika bermanuver ke kiri dan kanan, suspensi mampu meredam dengan cukup baik. Karakter suspensi memang lebih lembut dari Innova, tetapi ketika diajak jalan rusak kinerjanya sangat baik.

Sistem pengereman Proton Exora menggunakan ventilated disc brake pada depan dan tromol di belakang. Dan untuk pengaman Exora Supreme sudah mengaplikasikan SRS airbag.

Nah, untuk fitur sepertinya Proton benar-benar mempersiapkan Exora nilai plus yakni terintegrasinya televisi di bagian atas tengah yang dilipat. Fitur itu
seperti memberikan kenikmatan tersendiri bagi penumpang belakang.

Dan pada siang hari, penumpang belakang tidak perlu khawatir kepanasan. Sebab Proton Exora dilengkapi blower AC hingga jok baris ketiga. Letaknya di bagian atap dan lebih terintegrasi ketimbang mobil Toyota Avanza. Corong AC lebih seperti Toyota Innova.

Catatan Proton Exora Supreme
  • Akselerasi 0-100 km/jam 15,5 detik
  • Mesin seperti tertahan di rpm rendah
  • Harga Rp 200 jutaan
(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads