Sebab sebagai produsen mobil mewah yang pembelinya adalah kaum menengah atas, urusan pajak dianggap sebagai faktor kesekian ketika membeli mobil.
"Untuk konsumen seperti ini, pajak tidak masalah," ujar Presiden Direktur PT Garuda Mataram Motor, Andrew Nasuri di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai tanggal 20 (Januari) kemarin kita sudah jual 20 mobil. Tahun ini target kita 400 unit," jelasnya.
Bahkan Audi meski dihantam berbagai peraturan yang 'merugikan' seperti Pajak Progresif ini atau pun kenaikan Bea Balik Nama (BBN), Audi tetap yakin 2011 akan berlangsung baik bagi mereka.
Bahkan di awal tahun ini saja Audi sudah membuka dua lagi bengkel resmi mereka yakni di Puri Indah dan Bintaro untuk melengkapi bengkel resmi di Jakarta yang sebelumnya hanya ada di Pantai Indah Kapuk dan MT Haryono.
"Kami masih optimis memandang 2011. Tidak ada masalah," pungkas Andrew.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak